Nyeri Panggul

Nyeri panggul merupakan gangguan yang terjadi pada bagian bawah pusar, yang meliputi perut bagian bawah, punggung bagian bawah, area kelamin, dan bokong. Nyeri panggul terjadi karena berbagai faktor seperti masalah organ reproduksi, saluran pencernaan, dan saluran kemih. Nyeri panggul terjadi baik pada pria maupun wanita.

Tipe Nyeri Panggul

Nyeri panggul dibagi menjadi dua tipe, antara lain:

  • Nyeri panggul akut

Nyeri panggul akut merupakan nyeri panggul yang belum dialami penderita sebelumnya, namun timbul secara mendadak dan menghilang, dan terlihat parah.

  • Nyeri panggul kronis

Nyeri panggul kronis merupakan nyeri panggul yang terjadi selama 6 bulan atau lebih.

Gejala

Nyeri panggul yang dialami penderita beragam, karena tergantung pada penyebab, durasi, dan seberapa parah nyeri tersebut terjadi. Penderita bisa mengalami nyeri panggul tumpul atau tajam, terjadi secara mendadak dan menghilang atau 6 bulan atau lebih, dan skala nyeri tertentu (ringan, sedang, atau berat).

Jika Anda mengalami nyeri panggul, Anda bisa mengalami gejala berikut:

  • Nyeri punggung bawah.
  • Nyeri perut.
  • Diare.
  • Konstipasi.
  • Demam.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Pendarahan pada vagina.
  • Darah dalam urin.
  • Darah pada feses.

Penyebab

Nyeri panggul disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan, reproduksi, kemih, iritasi saraf pada panggul, radang usus buntu, kanker usus, penyakit Crohn, batu ginjal, kekerasan fisik, dan infeksi saluran kemih.

Selain kondisi yang disebutkan di atas, nyeri panggul juga disebabkan oleh faktor berikut:

  • Pria

Penyebab nyeri panggul pada pria adalah prostatitis bakteri, sindrom nyeri panggul kronis, penyempitan uretra, pembesaran dari kelenjar prostat (BPH), dan sindrom nyeri setelah vasektomi.

  • Wanita

Penyebab nyeri panggul pada wanita adalah adenomiosis, endometriosis, kehamilan di luar rahim, kram perut bawah sebelum dan selama periode menstruasi, keguguran atau kematian janin, kista ovarium, kanker ovarium, penyakit radang panggul, tumor jinak pada rahim, dan prolaps organ pelvis.

Jika Anda Ingin Bertemu Dengan Dokter

Jika Anda mengalami nyeri panggul, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami akibat nyeri panggul.
  • Daftar riwayat medis yang berkaitan dengan nyeri panggul.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala akibat nyeri panggul terjadi?
  • Berapa lama nyeri panggul Anda alami?
  • Apakah Anda pernah mengalami penyakit sehingga dapat menimbulkan nyeri panggul?

Diagnosis

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis. Berikut adalah beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan dokter:

  • Transvaginal ultrasound

Transvaginal ultrasound dapat dilakukan dokter jika kondisi yang Anda alami melibatkan organ reproduksi Anda.

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan seperti CT scan dan MRI dapat dilakukan dokter untuk memeriksa lebih lanjut bagian panggul dan perut Anda.

  • Tes lain

Tes lain seperti kolonoskopi dan laparoskopi dapat dilakukan dokter untuk memeriksa kondisi tubuh Anda.

Pengobatan

Berikut adalah beberapa pilihan pengobatan nyeri panggul:

  • Obat-obatan

Obat-obatan dapat digunakan untuk mengobati nyeri panggul, namun tergantung pada penyebabnya. Contoh-contoh obat yang dapat digunakan adalah obat pereda nyeri dan obat antibiotik.

  • Terapi

Ada sejumlah pilihan terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri panggul. Contoh terapi yang dapat Anda lakukan adalah terapi fisik.

  • Operasi

Jika pengobatan harus melibatkan pembedahan, maka laparoskopi dan histerektomi bisa menjadi cara untuk mengobati nyeri panggul.

Pencegahan

Untuk mencegah nyeri panggul, ada berbagai cara yang dapat dilakukan. Contohnya, Anda dapat mengkonsumsi air putih secara rutin dan melakukan hubungan seksual yang aman.

Kesimpulan

Nyeri panggul merupakan kondisi yang perlu diwaspadai, karena dapat menimbulkan berbagai gejala. Gejalanya juga bisa terjadi selama 6 bulan atau lebih. Namun, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri panggul seperti menggunakan obat antibiotik. Untuk informasi lebih lanjut tentang nyeri panggul, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *