Kenapa Pusar Bisa Bau?

Pusar adalah rumah bagi banyak bakteri tetapi dapat diabaikan ketika Anda mandi dan membersihkannya. Sebagian besar, bakteri tidak berbahaya, tetapi mungkin menyebabkan pusar Anda bau.

Sebagian besar pusar berlekuk sehingga bertindak sebagai perangkap untuk keringat, kulit mati, dan kotoran. Penyebab paling umum untuk pusar bau adalah kebersihan yang buruk. 

Anda mungkin lebih beresiko memiliki pusar bau dalam keadaan berikut:

  • Menderita diabetes
  • Anda baru-baru ini tindik pusar
  • Kelebihan berat badan

Kulit merupakan rumah bagi triliunan bakteri, yang berkembang secara alami dan biasanya tidak berbahaya. Oleh karena itu, semua area tubuh Anda perlu dicuci secara teratur agar tetap bersih dan sehat.

Mencuci mencegah penumpukan kulit mati, keringat, dan minyak yang diproduksi tubuh Anda secara alami. Sering mencuci juga menghilangkan kuman pada tubuh Anda. Mandi dan membersihkan pusar Anda secara teratur dapat mencegah masalah bau.

Menggunakan air hangat dan sabun lembut, gunakan waslap untuk membersihkan dengan lembut dan tepat di dalam pusar.  Bilas dengan air bersih dan hangat dan keringkan dengan handuk untuk memastikan bahwa semua air telah dikeluarkan dari pusar Anda.

Anda disarankan untuk menghindari pakaian ketat, karena hal ini dapat meningkatkan resiko mengembangkan infeksi jamur. 

Mencuci pusar biasanya mengatasi masalah bau tak sedap jika ini disebabkan oleh penumpukan kotoran dan kuman. Ingat untuk menjaga pusar Anda tetap bersih, dan mengeringkannya setelah dicuci, sehingga mengarah ke pusar yang tidak berbau.

Jika pusar Anda terinfeksi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan meresepkan obat jika diperlukan.

Gejala infeksi antara lain kemerahan, gatal, dan bengkak. Terkadang, mungkin ada cairan atau nanah mengeluarkan bau, yang dapat mengeras membentuk kerak di sekitar area pusar Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *