Cara Alami Meningkatkan Hormon Testosteron

Hormon testosteron dikenal sebagai hormon seks pada pria. Padahal, wanita pun sebetulnya memiliki hormon testesron, dalam jumlah sedikit. Jadi, hormon ini memang diproduksi di dalam testis pada pria, sedang pada wanita diproduksi di ovarium.

Di masa puber, hormon testosteron memainkan peranan sangat besar dalam perubahan fisik pria. Tanda-tanda yang lazim ditemui pada periode tersebut antara lain meningkatnya massa otot, perubahan suara menjadi lebih berat, serta pertumbuhan bulu.

Meski peranannya sangat besar di masa puber, memiliki hormon testosteron dalam kadar optimal tetap penting bagi pria dewasa, bahkan lanjut usia. Kadar testosteron yang memadai dapat menjaga kesehatan secara umum, mencegah timbulnya berbagai penyakit dan gangguan seksual.

Di bawah ini beberapa cara alami meningkatkan kadar hormon testosteron.

1. Olahraga dan angkat beban

Sudah bukan rahasia lagi bahwa rutin berolahraga dapat menurunkan risiko terkena penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup. Menariknya, aktivitas ini sekaligus dapat meningkatkan kadar hormon testosteron.

Sebetulnya aktivitas fisik dalam bentuk apa pun dapat meningkatkan kadar hormon testosteron. Akan tetapi, angkat beban dan olahraga dengan intensitas tinggi merupakan cara yang paling efektif.

2. Mengonsumsi cukup protein, karbohidrat, dan lemak sehat

Makanan yang kita konsumsi sangat memengaruhi kadar hormon di dalam tubuh, termasuk kadar hormon testosteron. Maka, penting untuk memperhatikan asupan kalori dan pola makan dalam jangka panjang.

Mengonsumsi protein dalam jumlah cukup berperan dalam menjaga kesehatan dan membantu menurunkan kadar lemak, yang juga berkaitan dengan kadar hormon testosteron.

Asupan karbohidrat juga memainkan peran penting dalam mengoptimalkan kadar hormon testosteron. Begitu juga dengan asupan lemak sehat yang cukup, sangat bermanfaat bagi kesehatan dan peningkatan hormon testosteron.  

Kesimpulannya, sebaiknya Anda tidak makan berlebihan atau terlalu membatasi makanan. Makanlah karbohidrat, protein, dan lemak sehat dalam jumlah yang seimbang.

3. Kelola stres

Sudah banyak penelitian yang menyoroti bahaya stres, terlebih bila terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Di mana akan meningkatkan hormon kortisol.

Hormon stres atau hormon kortisol ini berkaitan erat dengan kadar hormon testosteron. Peningkatan hormon kortisol akan diikuti dengan penurunan hormon testosteron. Demi kualitas kesehatan dan menjaga kadar hormon yang optimal, penting sekali untuk menghindari stres yang berulang.

4. Tidur yang berkualitas

Tidur cukup dan berkualitas sama pentingnya dengan asupan makanan sehat dan berolahraga teratur. Seperti dua faktor lainnya, tidur berkualitas juga memengaruhi kadar hormon testosteron.

Jumlah jam tidur yang ideal mungkin bervariasi bagi setiap orang. Namun, terdapat penelitian yang melaporkan bahwa hanya tidur selama lima jam per hari dapat menurunkan kadar hormon testosteron hingga 15%. Sebaliknya, setiap penambahan jam tidur menunjukkan adanya kenaikan kadar hormon testosteron.

Memastikan Anda tidur dalam jumlah cukup dan berkualitas dapat mendukung jumlah kadar hormon testosteron.

5. Mengonsumsi suplemen alami

Tidak banyak bahan alami yang dapat meningkatkan kadar hormon testosteron, terlebih yang didukung dengan data penelitian ilmiah. Salah satu bahan yang banyak diteliti adalah ashwagandha.

Berdasarkan sebuah penelitian yang melibatkan pria dengan infertilitas, ashwagandha diketahui dapat meningkatkan kadar hormon testosteron hingga 17% dan meningkatkan jumlah sperma mencapai 167%.

Sementara pada pria sehat, terdapat peningkatan 15% kadar hormon testosteron setelah rutin mengonsumsi ashwagandha.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap orang perlu menjalani gaya hidup sehat bila ingin mengoptimalkan kadar hormon testosteron di dalam tubuh. Bukan hanya memiliki kesehatan yang lebih baik, bentuk badan yang lebih baik pun dapat Anda miliki. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *