Azomax

Azomax merupakan obat yang dapat digunakan konsumen untuk mengatasi berbagai infeksi seperti infeksi saluran pernafasan. Azomax merupakan salah satu obat yang menggunakan resep dokter.

Azomax merupakan salah satu obat yang dapat digunakan oleh masyarakat karena produk tersebut halal. Obat tersebut bisa Anda peroleh dengan harga sekitar Rp 135.000,00. Azomax diproduksi oleh Dexa Medica. Obat tersebut dijual dalam kemasan 1 box yang berisi 1 botol sebanyak 15 mL.

Kandungan Obat Azomax

Azomax mengandung azitromisin dimana kandungan tersebut dapat mencegah pertumbuhan bakteri di dalam tubuh manusia.

Ciri-Ciri Azitromisin

Azomax memiliki ciri-ciri sebagai berikut berdasarkan proses kerja di dalam tubuh manusia:

  • Absorpsi

Obat yang mengandung azitromisin tersebut dapat diserap dengan cepat dari saluran pencernaan dan memiliki ketersediaan hayati di antara 30 hingga 40 persen. Obat tersebut memiliki waktu untuk berkonsentrasi (plasma puncak) di antara 2 hingga 3 jam.

  • Distribusi

Obat tersebut bisa tersebar di berbagai jaringan seperti kulit dan paru-paru. Obat tersebut juga dapat mengikat protein plasma sebanyak 7 hingga 51 persen.

  • Metabolisme

Obat tersebut dapat dimetabolisme pada bagian hati sehingga menjadi metabolit tidak aktif.

  • Ekskresi

Obat tersebut dapat diekskresi melalui empedu dan urin, dan memiliki waktu paruh eliminasi terminal yang berkisar antara 68 hingga 72 jam.

Penggunaan Obat Azomax

Jika Anda ingin menggunakan obat Azomax pada pasien (anak Anda), Anda perlu pahami bahwa obat tersebut harus digunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan dan anjuran dokter.

Dosis yang digunakan pada anak berbeda karena tergantung pada berat badan yang dimiliki. Berikut adalah kriteria berat badan anak (yang berusia 6 bulan ke bawah) yang disertai dengan dosisnya:

  • Anak dengan berat badan 15 hingga 25 kg

Dosis yang digunakan adalah sebanyak 5 mL per hari.

  • Anak dengan berat badan 26 hingga 35 kg

Dosis yang digunakan adalah sebanyak 7,5 mL per hari.

  • Anak dengan berat badan 36 hingga 45 kg

Dosis yang digunakan adalah sebanyak 10 mL per hari.

Selain itu, Anda juga perlu pahami aturan pakai obat tersebut. Anda bisa memberikan anak dosis obat baik dengan maupun tanpa makanan.

Efek Samping Obat Azomax

Pada umumnya, obat Azomax sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Sakit kepala

Jika pasien sakit kepala, pasien sebaiknya konsumsi air putih yang banyak dan beristirahat yang cukup.

  • Pusing

Jika pasien merasa pusing, pasien sebaiknya berbaring supaya dapat beristirahat yang cukup.

  • Diare

Jika pasien mengalami diare, pasien sebaiknya konsumsi air putih yang banyak dan hindari makanan yang dapat menyebabkan diare seperti makanan pedas.

  • Mual

Jika pasien merasa mual, pasien sebaiknya beristirahat yang cukup dan konsumsi makanan secukupnya.

  • Kehilangan nafsu makan

Jika pasien kehilangan nafsu makan, pasien sebaiknya makan dalam porsi secukupnya.

  • Gangguan pengecapan rasa

Jika pasien mengalami gangguan pengecapan rasa, pasien sebaiknya hubungi dokter.

Pertemuan dengan Dokter

Jika pasien ingin bertemu dengan dokter karena mengalami infeksi, pasien dapat mempersiapkan diri dengan hal-hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin diajukan.
  • Daftar gejala yang dialami.
  • Daftar riwayat medis (jika ada).

Ketika pasien bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan pasien seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Apakah gejalanya membaik atau memburuk?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis keluarga, termasuk Anda?

Kesimpulan

Azomax merupakan salah satu obat yang dapat mengatasi berbagai infeksi, namun dapat menyebabkan berbagai efek samping seperti mual. Untuk informasi lebih lanjut tentang obat Azomax, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *