Mengenal Inositol, Manfaat, dan Efek Sampingnya

Pernahkah Anda mendengar inositol? Ini sering juga disebut sebagai vitamin B8 dan banyak terkandung dalam makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Meskipun begitu, tubuh Anda sendiri juga bisa menghasilkan inositol dari karbohidrat yang dimakan. Nah, seberapa besar sih manfaat inositol untuk kesehatan? Yuk, cari tahu lebih banyak di sini!

Mengenal inositol

Inositol memang sering disebut sebagai vitamin B8, tetapi sebenarnya, ini bukanlah vitamin. Inositol adalah jenis gula yang memengaruhi respons hormon insulin dan hormon lainnya yang terkait dengan suasana hati dan kognisi. Selain itu, inositol juga bersifat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas di otak, sistem kardiovaskuler, dan jaringan tubuh lainnya.

Senyawa ini dapat diproduksi oleh tubuh ataupun diperoleh dari makanan, seperti melon, buah jeruk, dan makanan kaya serat, seperti beras merah, kacang-kacangan, biji wijen, dan dedak gandum. Bahkan, dalam bentuk suplemen pun juga tersedia. Biasanya, digunakan sebagai terapi pelengkap untuk mengobati berbagai kondisi medis, termasuk gangguan metabolisme dan mood.

Bentuk yang paling umum dari inositol adalah myo-inositol dan D-chiro-inositol. Senyawa myo-inositol adalah suplemen inositol yang paling banyak digunakan dan dianggap aman jika dikonsumsi secara tepat.

Apa saja manfaat inositol untuk tubuh?

Inositol sering kali digunakan untuk mengurangi depresi, ketegangan, dan kelelahan. Dalam pengobatan tradisional, inositol juga telah digunakan untuk mengurangi kecemasan dan kesedihan. Sebuah penelitian kecil tentang inositol menunjukkan bahwa inositol dapat membantu depresi dan gangguan panik, serta menjanjikan untuk pengobatan gangguan obsesif-kompulsif, gangguan makan, dan gangguan bipolar. Namun, penelitian belum menunjukkan manfaat tambahan ketika inositol digunakan dengan obat psikotropika. 

Di sisi lain, inositol juga sering digunakan untuk membantu pengobatan sindrom metabolik dan sindrom ovarium polikistik (PCOS). 

Inositol dan PCOS

Melansir dari Healthline, suplemen inositol dapat memperbaiki gejala PCOS, terutama bila dikombinasikan dengan asam folat. Hal ini ditunjukkan dalam beberapa studi klinis tentang inositol dapat membantu mengurangi kadar trigliserida darah, meningkatkan fungsi insulin, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan ovulasi pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Inositol dan sindrom metabolik

Sebuah studi klinis juga menjelaskan bahwa suplemen inositol mungkin bermanfaat bagi penderita sindrom metabolik. Secara khusus, ada lima kondisi terkait dengan sindrom metabolik, yaitu:

  • Kelebihan lemak di perut.
  • Kadar trigliserida tinggi dalam darah.
  • Kadar kolesterol-HDL rendah.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Gula darah tinggi.

Inositol dapat membantu mengontrol faktor risiko sindrom metabolik dengan membantu menurunkan kadar trigliserida darah, tekanan darah, dan gula darah, serta meningkatkan kadar kolesterol-HDL.

Efek samping inositol

Umumnya, inositol dianggap aman pada orang dewasa. Jika ada efek sampingnya, cenderung ringan, seperti mual, sakit perut, kelelahan, pusing, atau sakit kepala. Dalam banyak kasus, efek samping ini mungkin terjadi jika Anda mengonsumsi inositol dalam dosis lebih dari 12 g per hari.

Efek metabolik inositol pada setiap orang dapat bervariasi. Bahkan, pada penderita diabetes, mengonsumsi inositol dalam waktu lama atau berlebihan dapat menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah). Selain itu, ada kekhawatiran penggunaan inositol untuk penyakit bipolar, karena dapat menyebabkan episode manik atau hipomanik. 

Tidak hanya itu, ada juga beberapa kekhawatiran bahwa inositol heksafosfat dosis tinggi dapat mengurangi penyerapan mineral di dalam tubuh, seperti seng, kalsium, zat besi, dan lainnya. Hal ini tentu berisiko menyebabkan defisiensi zat gizi, meskipun Anda mungkin sudah makan dengan seimbang. 

Catatan dari SehatQ

Meskipun suplemen inositol tampaknya dapat ditoleransi dengan baik, tetapi dapat menimbulkan beberapa efek samping jika dimakan berlebihan. Selain itu, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruhnya terhadap ibu hamil, menyusui, dan anak-anak. Jadi, untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen inositol.

6 Tips Dasar untuk Anda yang Ingin Mulai Diet Keto

Diet keto sudah terbukti ampuh menurunkan berat badan. Ada banyak artis, mulai dari Ivan Gunawan sampai Dian Sastro pernah menjalani diet ini dan mengaku sukses menjadi lebih langsing atau setidaknya merasa lebih sehat. Diet keto pada dasarnya memang merupakan diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Tujuan diet ini adalah menaikkan kadar keton dalam darah sehingga tubuh akan lebih banyak membakar kalori dari asupan protein dan lemak dibanding karbohidrat. Keton sendiri adalah asam yang dibuat ketika tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Sebelum Anda memulai diet keto, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui

  1. Tidak hanya nasi dan daging

Perlu Anda ketahui, sumber karbohidrat bukan cuma nasi. Kentang, ubi, jagung, gandum, singkong, dan lain-lain juga merupakan sumber karbohidrat yang sebisa mungkin dihindari saat Anda menjalani diet keto. Sebaliknya, sumber lemak dan protein bukan hanya daging. Sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta ikan juga termasuk sumber protein dan lemak yang baik untuk tubuh Anda.

  • Lemas dan merasa lelah

Pada fase awal melakukan diet keto, jangan kaget jika Anda akan merasa sangat lemas. Ini wajar saja karena tubuh sedang melakukan penyesuaian metabolisme dari biasanya ‘menggiling’ karbohidrat jadi membakar energi lewat lemak dan protein.

  • Mampu meningkatkan konsentrasi

Setelah beberapa hari Anda menjalani diet keto, Anda akan merasa lebih bugar dan mudah fokus. Diet keto juga disebut-sebut bisa meningkatkan kinerja otak dalam jangka panjang.

  • Bau mulut dan urine lebih pesing

Saat tubuh sudah sampai pada tahap ketosis (terbiasa menghasilkan keton), jangan kaget jika Anda mulai bau mulut. Ini juga merupakan efek samping yang lumrah dari diet keto. Kadar keton yang meningkat ditandai dengan lepasnya aseton lewat mulut dan urine. Dengan kata lain, Anda harus bersiap jika napas lebih bau dan urine lebih pesing.

  • Nafsu makan berkurang

Meningkatnya kadar keton biasanya diikuti dengan nafsu makan yang berkurang.

  • Berat badan turun

Berat badan akan berkurang sudah bisa dilihat hasilnya di minggu pertama diet keto. Dalam jangka pendek, tubuh lebih banyak membakar cadangan air dan karbohidrat di dalam tubuh. Lanjutkan pola diet yang Anda jalani agar lemak di dalam tubuh ikut terbakar di pekan-pekan berikutnya.